RSS

Friday, February 04, 2011

Martabat Nafsu (Bahagian 2)

*Sambungan dari Martabat Nafsu Bahagian Satu

Credits: Taman-taman Syurga
Tulisan oleh: Nur Anwar


2. NAFSU LAWWAMAH

Nafsu lawwamah ialah nafsu yang selalu mengkritik diri sendiri bila berlaku suatu kejahatan dosa atas dirinya. Ianya lebih baik sedikit dari nafsu amarah. Kerana ia tidak puas atas dirinya yang melakukan kejahatan lalu mencela dan mencerca dirinya sendiri. Bila buat silap dia lebih cepat sedar dan terus kritik dirinya sendiri. Perasaan ini sebenarnya timbul dari sudut hatinya sendiri bila buat dosa, secara automatik terbitlah semacam bisikan dilubuk hatinya. Inilah yang di katakan lawwamah. Bisikan hati seseorang akan melarang dirinya melakukan sesuatu yang keji timbul secara spontan bila terqosad sahaja dihatinya. Cepat rasa bersalah pada Allah Rasulullah atas keterlanjurannya. Ianya ibarat taufik dan hidayah Allah untuk memimpinnya kembali dari kesesatan dan kesalahan kepada kebenaran dan jalan yang lurus.

Rasulullah s.a.w bersabda:

• "Apabila Allah menghendaki kebaikan kepada seseorang, maka Allah akan menjadikan untuknya penasihat dari hatinya sendiri"

• "Barangsiapa yang hatinya menjadi penasihat baginya, maka Allah akan menjadi pelinding ke atasnya."
Tapi bila seseorang itu meningkat ke martabat nafsu lawwamah tapi tidak mematuhi isyarat lawwamah yang memancar di hatinya, maka lama-kelamaan isyarat ini akan padam dan malap. Hingga jatuhlah kembali pada tahap nafsu amarah kembali. Sebab itu kadang-kadang kita tengok sekejap orang tu baik, sekejap berubah jahat kembali. Kemudian berubah balik. Inilah bolakan hati yang di sebabkan oleh keadaan nafsunya yang berubah-ubah.

Firman Allah:

• "Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti (suruhan jahat) mereka setelah datang ilmu (isyarat lawwa-mah) kepadamu, sesungguhnya kamu termasuk dalam golongan orang-orang yang zalim"

• "Sesungguhnya petunjuk Allah ialah petunjuk yang sebenarnya.Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemahuan (jahat dan keji) mereka , setelah ilmu diperolehi (datang kepadamu) maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu".

Pada tahap lawwamah ini masih lagi bergelumang dengan sifat-sifat mazmumah tapi jumlahnya mulai berkurang sedikit. Keinsafan memancar. Sekiranya dia terus mematuhi isyarat lawwamah yang ada, sedikit demi sedikit sifat-sifat keji dapat dihapuskan. Pada peringkat ini dia banyak meneliti diri sendiri dan merenung segala kesilapan yang lampau. Bila perasaan menyesal datang, orang-orang pada peringkat sangat mudah mengeluarkan air mata penyesalan. Kerap menangis dalam solat, atau bila sendirian, sewaktu berzikir, bersolawat. Air matanya bukanlah disengajakan tetapi berlaku secara spontan. Inilah dikatakan sebagai tangisan diri. Pada peringkat ini mula banyak mengkaji dan meneliti alam dan kejadian. Malah sentiasa membandingkan sesuatu dengan dirinya. Mereka juga menjadi gila untuk beribadat dan cenderung kepada perbincangan berkaitan soal mengenal diri dan mula jemu dengan persoalan yang tidak berkaitan dengan agama. Perubahan ini boleh jadi mendadak sekiranya kita terjun ke alam tasauf.

Rasulullah s.a.w bersabda:

• "Bahawasanya orang-orang mukmin itu perhatiannya pada solat, puasa dan ibadat dan orang munafik itu perhatiannya lebih kepada makanan dan minuman seperti halnya binatang"

• "Sedikit taufik adalah lebih baik dari banyak berfikir dan berfikir perkara duniawi itu mendaruratkan dan sebaliknya berfikir perkara agama pasti mendatangkan kegembiraan"

Pada tahap ini sudah mementingkan akhirat dari dunia.
Namun begitu walau nak dibandingkan dengan amarah ia lebih tinggi sedikit, namun sekali-sekala ia tidak terlepas juga dari jatuh kedalam jurang dosa dan kejahatan.Imannya masih belum kuat.Namun ia cepat sedar dan cepat beristigfar minta ampun kepada Allah.

Firman Allah:
"Aku bersumpah dengan nafsu lawwamah"

Sebagai contoh kalau tertinggal sembahyang terdapat perasaan kecut hati dan cepat menyesal sehingga terus pergi kadha.

Antara sifat nafsu lawwamah adalah:

1. Mencela diri sendiri
2. Bertafakur dan berfikir
3. Membuat kebajikan kerana ria
4. Kagum pada diri sendiri yakni 'ujub
5. Membuat sesuatu dengan sum'ah -agar dipuji
6. Takjub pada diri sendiri

Sesiapa yang merasa berdegup di hati sifat seperti di atas masih lagi berada pada tahap nafsu lawwamah. Ianya adalah terdapat pada kebanyakan orang awam .

Harus kuat berzikir lagi untuk menembus dan menyucikan sisa-sisa karat hati. Zikir pada peringakat nafsu ini masih lagi dibibir tetapi kadang-kadang sudah mulai meresap masuk ke lubuk hati tapi dalam keadaan yang tidak istiqamah. Pada peringkat ini memang sudah timbul gila beribadat sehingga kadang-kadang merasa dirinya ringan dan melayang, kadang-kadang macam hilang dirinya. Rasa semacam semut berderau diseluruh tubuhnya terutama pada bahagian tulang belakang dan tangannya. Keadaan beginilah menimbulkan keasyikan yang menyeronokkan dengan amalan zikir dan ibadat lain.

Pada pringkat ini sudah boleh menerima sedikit ilham hasil dari zauk dan kadang-kadang mengalami mimpi yang perlu ditafsir kembali oleh guru. Bila berterusan dengan petua dan amalan yang diberi oleh guru InsyaAllah nafsunya lawwa-mah ini akan meningkat kepada tahap seterusnya.
Bookmark and Share

Wednesday, February 02, 2011

Vocabulary (Third Bundle)

My friend suggested me to put the words into sentences. Here it is! Thank you so much Nani dear!<3

*From flash cards


1) Amalgamate : To mix together, to combine
= Blend, Merge, Unite
~ YG Entertainment amalgamated with JYP Entertainment to form a mega concert for the fans.

2) Ambiguous : Uncertain, Doubtful
= Unclear, Vague, Obscure
~ The reporter was not satisfied with the singer's ambiguous answer for the scandal issue.

3) Alacrity : Quickness, Speed
= Haste, Swiftness
~ The travel agency was recommended by my friend as the staffs handle their customer's requests for flights with alacrity.

4) Aberrant : Abnormal
= Irregular, Errant, Divergent
~ Since she had been a quiet and calm person for years, her friends did not expect her aberrant change of attitude by being so talkative and wild.

5) Abate : To reduce in amount, degree, severity
= Slacken, Moderate, Wane
~ After 3 days, the snowfall finally abated and people resumed their normal activities.

6) Alleviate : To make more bearable
= Ease, Lighten, Relieve, Lessen
~ Some girls sleep after taking Panadol to alleviate menstrual pain.

7) Abstain : To choose not to do something
= Withhold, Refrain
~ Susan abstains from going to pubs and night clubs because she prefers to spend her night with family at home rather than enjoying pointlessly with strangers.

8) Ameliorate : To improve, To make better
= Upgrade, Amend, Better
~ The new education system was able to ameliorate the students' result in major examinations.

9) Advocate : To speak in favor of
= Support, Back
~ The fitness instructor advocated a healthy diet and life style.

10) Aggrandize : To increase in reputation, power, influence
= Glorify, Uplift, Magnify
~ The dictator sought to aggrandize himself by controlling the election and media.

11) Anachronism : Something out of place in time
= Archaism, Incongruity
~ Her grandfather uses anachronistic phrases that could not be understood by youngsters.

12) Adulterate : To make impure
= Load, Debase
~ The milk is not that delicious and creamy as it has been adulterated with water.



Bookmark and Share

Tuesday, February 01, 2011

Heroes Variety Show Episode 3 (Eng Subs)




Wow! I couldn't believe that I got many visitors because of Heroes Variety Show. And when I tried to google it, my link came out first! That's why! ;p Weird..how come I ended at the first page? A-m-a-z-i-n-g..

Ok, most of us know that it is extremely difficult to find eng subs for this variety show. Most of the videos have been taken down. Besides that, there is no active subbing team working on this program. Even though the program is quite interesting, we just can't find any subbed videos for this. So sad :(

Let's move on to the third episode of Heroes!

Credits: mysterozkpop@youtube.com
koreaentertainmentportal.blogspot.com




The ladies boarded a huge ship with the Coast Guards. They also had a cooking competition on the ship to determine their popularity. ;p

Enjoy!

Part 1 + Part 2 + Part 3 + Part 4 + Part 5

Bookmark and Share

Dream Team Season 2 Episode 1 (Eng Sub)




Hi everyone.

I'm sorry. Before, I posted the first episode of Dream Team Season 2. However, later I found out that it was actually the introduction episode, not the first one. Refer here to watch the introduction episode and sorry to say, I just found the videos with French subtitle. But hey, it's better than nothing right? ;p

Ok now let's move on to the real episode one of Dream Team Season 2.

Dream Team Season 2 Episode 1 (October 25th, 2009)



Credits: boosaysharingiscaring.com

Dream Team members: Jo SungMo, G.O.D's Danny Ahn, Lee Wan (Kim Tae Hee's brother), SHINee's Minho, Super Junior's Eunhyeok, Lee Sangin

Opponents: National Taekwando Team

The introduction of the new members was funny! It was like witnessing baby dinosaurs hatching from their eggs. The impromptu sketch was hilarious too. Minho actually looked cute as a bride! ;p

Ok, I'll give you the page with links on it. For a reminder, you MUST REGISTER on this website. It is free and quick to do it. You will not able to see the page unless you register.

Enjoy!

Watch Dream Team Season 2 Episode 1
Bookmark and Share

Thursday, January 27, 2011

Mahal Kita? (Filipino)

Credits: LoveQuotesRus









Bookmark and Share

Martabat Nafsu (Bahagian 1)

Credits: Taman-Taman Syurga
Martabat Nafsu

oleh Nur Anwar

Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Pengasih.

Firman Allah:


"Sesungguhnya Kami telah menjadikan manusia dengan bentuk yang sebaik-baiknya"

Hadis Qudsi,firmanNya:


"Sesungguhnya manusia itu rahsiaKu dan Akulah yang menjadi rahsianya.Dan rahsia itu sifatKu dan sifatKu tiada lain, Aku lah jua"


Mengenai soal makrifat pula Allah berfirman dalam hadis Qudsi:


"Akulah perbendaharaan yang tersembunyi. Aku ingin supaya dikenali(dimakrifat i), maka Aku jadikan alam ini,maka mereka makrifat kepadaKu"


FirmanNya lagi:


"Sesungguhnya Allah memerintahkan kamu (manusia) memulangkan amanah kepada yang berhak (Allah)"

Jadi taraf kemuliaan sesorang hamba Allah itu adalah bergantung sejauh mana taraf makrifatnya kepada Allah. Sekiranya kita berjaya mencapai tahap sebenar-benar makrifat jadilah kita sebaik-baik makhluk sebagaimana firmanNya:

"Sesungguhnya yang beriman dan beramal soleh, mereka itu adalah sebaik baik makhluk"

Tapi sebaliknya sekiranya kita gagal untuk mengembalikan amanah untuk makrifat maka jadilah kita sebagai mana yang difirmankan olehNya:


"Kemudian Kami kembalikan dia di tempat yang serendah-rendahnya"


Dan firmanNya lagi:


"Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk"


Baik buruknya manusia adalah bergantung kepada tahap-tahap kesucian batinnya atau nafsunya.

Nafsu mempunyai dua pengertian:


1. Suatu pengertian yang meliputi segala tabiat-tabiat: spt. marah, nafsu berahi dan syahwat serta semua yang keji seperti hasad dengki, riak, dendam, sum'ah dan sebagainya. Nafsu ini ada juga pada binatang. Tapi tiada sama sekali pada malaikat. Sabda Rasulullah s.a.w:


"Sejahat-jahat musuh engkau ialah nafsu engkau yang terletak di antara dua lambung engkau"


2. Makna yang kedua adalah berkaitan kejadian "latifah rabbaniyyah' iaitu sesuatu yang batin yang tidak dapat dilihat dengan mata kasar sebaliknya ia adalah melibatkan soal-soal kerohanian.

Jenis-jenis nafsu yang saya huraikan adalah:


1. Amarah

2. Lawammah

3. Mulhammah

4. Mutmainah

5. Radhiah

6. Mardhiah

7. Kamaliah

1. AMARAH


Amarah adalah martabat nafsu yang paling rendah dan kotor di sisi Allah. Segala yang lahir darinya adalah tindakan kejahatan yang penuh dengan perlakuan mazmumah (kejahatan/keburukan). Pada tahap ini hati nurani tidak akan mampu untuk memancarkan sinarnya kerana hijab-hijab dosa yang melekat tebal, lapisan lampu makrifat benar-benar terkunci. Dan tidak ada usaha untuk mencari jalan menyucikannya. Kerana itulah hatinya terus kotor dan diselaputi oleh pelbagai penyakit.


Firman Allah:

• "Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya"

• "Sesungguhnya nafsu amarah itu sentiasa menyuruh manusia berbuat keji(mungkar) "

• "Bahkan manusia itu hendak berbuat maksiat terus menerus)"


Dalam kehidupan seharian segala hukum hakam, halal-haram, perintah dan larangan tidak pernah diambil peduli. Malah buat kejahatan itu sudah sebati. Tidak ada penyesalan, malah kadang-kadang bangga buat jahat. Contohnya dia berbangga dapat merosakkan anak dara orang, bangga dengan kehidupan songsang, minum, berjudi, pergaulan bebas malah jadi barat lebih dari orang barat. Bagi mereka pada peringkat nafsu ini, konsep hidupnya adalah sekali, jadi masa mudalah untuk seronok sepuas-puasnya tanpa mengenal batas-batas. Baik jahat adalah sama sahaja di sisinya tanpa ada perasaan untuk menyesal. Malah kadang-kadang bila boleh buat jahat seolah-olah terdapat perasaan lega dan puas. Itulah sebabnya kadang-kadang ada yang dapat nak mengawalnya dari melakukan sesuatu yang jahat. Dah jadi hobi. Hatinya telah dikunci oleh Allah sebagaimana firmanNya:


"Tidaklah engkau perhatikan orang-orang yang mengambil hawa nafsunya (amarah) menjadi Tuhan dan dia disesatkan oleh Allah kerana Allah mengetahui (kejahatan hatinya) lalu Allah mengunci mati pendengarannya (telinga batin) dan hatinya dan penglihatannya (mata hatinya) diletak penutup."


Manusia pada peringakat nafsu amarah ini bergembira bila menerima nikmat tetapi berdukacita dan mengeluh bila tertimpa kesusahan.


Firman Allah:


"Dan apabila Kami rasakan sesuatu rahmat kepada manusia,nescaya mereka gembira dengan rahmat itu.Dan apabila mereka ditimpa suatu musibah akibat kesalahan tangan mereka sendiri, lantas mereka berputus asa."

Jelasnya pada peringkat ini segala tindak tanduknya adalah menuju dan mengikut apa kehendak syaitan yang mana telah dikuasai sepenuhnya olehnya(Syaitan) . Rupa sahaja manusia, tapi hati dikuasai syaitan.


Pada peringkat ini, manusia itu tak makan nasihat. Tegurlah macam manapun. Dia tetap tak akan berubah kecuali diberi hidayah olehNya.


Mereka tidak pernah takut pada Allah dan hari pembalasan. Malah meremehkan lagi ada. Mengejek dan mencemuh. Mereka tidak pernah peduli dengan ancaman Allah seperti:


"Akan dicampakkan ke dalam neraka jahanam dari golongan jin dan manusia yang mempunyai hati tidak memrhati,mempunyai mata tidak melihat,mempunyai telinga tidak mendengar.Mereka itu adalah binatang malah lebih hina dari binatang kerana mereak termasuk di dalam golongan yang lalai".


Mereka suka mencela orang lain, memperbodohkan kelemahan orang lain dan melihat dirinya sendiri serba sempurna. Mereka tidak pernah menyandarkan hasil usahanya kepada Allah. Mereka fikir apa sahaja kejayaan mereka adalah hasil titik peluh diri sendiri.


Jiwa mereka pada tahap ini adalah kosong dan hubungan dirinya dengan Allah boleh dikatakan tidak wujud.

Dalam konteks penerimaan ilmu, orang yang bernafsu amarah hanya berupaya menerima ilmu diperingkat ilmu Qalam. Terutamanya yang mementingkan soal-soal lahiriah dunia sahaja. Tak ada minat kepada pelajaran agama dan hari akhirat. Pada peringkat tidak ada peluang sama sekali untuk menerima ghaib dan ilmu syahadah selagi hatinya kotor dan tidak disucikan dengan pembersihan zikrillah yang mempunyai wasilah bai'ah dengan Rasulullah s.a.w. Untuk membebaskan diri dari cengkaman nafsu ini hendaklah menemukan jalan wasilah ilmu Rasulullah s.a.w dengan menerima tunjuk ajar dari ahli zakir iaitu guru mursyid yang dapat memberikan petua-petua penyucian diri dan penyucian jiwa yang mempunyai mata rantai dengan Rasulullah s.a.w.


Sabda Rasulullah s.a.w:


"Tiap sesuatu ada alat penyucinya dan yang menyuci hati ialah zikir kepada Allah "

Pada tahap amarah ini kalau berzikirpun hanya dibibir sahaja tanpa meresap ke dalam jiwa. Amarah tidak mengenal sesiapa, malah ahli kitab sekalipun walaupun ada kelulusan Azhar, walupun berserban dan berjubah. Amarah tidak pernah takut dengan itu semua malah lagi senang ia menyerang. Yang ia takut hanyalah zikrillah.


Sabda Rasulullah s.a.w:

"Sesungguhnya syaitan itu telah menaruh belalainya pada hati manusia, maka apabila manusia itu berzikir kepada Allah , maka mundurlah syaitan dan apabila ia lupa, maka syaitan itu menelan hatinya"

*Bersambung

*Nauzubillahi minzalik. Mari kita sucikan hati kita. Berhati-hatilah supaya nafsu amarah tidak menguasai diri
Bookmark and Share

Vocabulary (Second Bundle)

*From flash cards

1) Quiescent : Motionless
= Latent, Dormant

2) Prudence : Wisdom, Caution or Restraint
= Frugality, Astuteness, Providence

3) Eulogy : Speech in praise of someone
= Commend, Laud

4) Exonerate : To clear of blame
= Exculpate, Clear, Absolve

5) Rarefy : To make thinner, sparser

6) Pungent : Sharp and irritating to the senses
= Stinging, Poignant

7) Propriety : Acting in a proper manner, Obeying rules and customs
= Decency, Modesty

8) Propitiate : To conciliate, To appease
= Placate, Pacify, Mollify

9) Proliferate : To increase in number quickly
= Multiply, Breed, Reproduce, Propagate

10) Prodigal : Lavish, Wasteful
= Spendthrift, Extravagant
Bookmark and Share

Wednesday, January 26, 2011

Seni seviyorum? (Turkish)

Credits: LoveQuotesRus













Bookmark and Share

Tuesday, January 25, 2011

Kontroversi Syiah di Malaysia?


Assalamualaikum semua!

Walaupun perkara ini dikira sudah lapuk di Malaysia, hanya sekarang aku mendapat peluang untuk menyatakan pendapat sendiri. Itu pun aku dapat tahu tentang penangkapan orang syiah di markaz melalui kawan di Malaysia. Biasalah. Aku bukanlah seorang yang rajin membaca buku, lagi-lagi surat khabar. Kalau baca berita K-Pop tu,memang aku sukalah ;p. Kalau kawan aku tak beritahu, memang aku tak tahulah pasal kes tu. Jadi, aku pun terus cari berita tu di internet. Maka aku jumpa artikel ni di utusan.com.my.

Jadi pada Disember 16, 2010 yang lepas, beberapa pengikut syiah telah ditangkap di Hauzah Ar Ridha. Terkejut juga sebab aku sendiri pernah pergi ke situ pada tahun 2009. Tapi sudah semestinya bukan untuk mendengar ceramah atau mengikuti program. Aku ke sana sebab nak edarkan iklan cari kerja. Masa tu aku dah nak berenti kerja di syarikat minyak orang Iran di Mont Kiara. Jadi aku kena cari pengganti yag seelok-eloknya tahu berbahasa Parsi. Mengikut lojik pemikiran aku, orang-orang Malaysia yang syiah ni mesti ada yang tahu Parsi sebab mungkin ada yang pernah belajar syiah di Iran sendiri. Aku buatlah iklan kecil-kecil dan aku edarkan kertas tu di Hauzah tu. Sibuk edarkan kertas dan bersembang je, tak dengar dan tak tahu langsung ceramah apa yang disampaikan. Hahaha, tipikal Firuz.

Buat pengetahuan mereka yang tidak tahu lagi, aku pernah tinggal di Iran hampir 5 tahun. Ketika itu akulah satu-satunya rakyat Malaysia di universiti. Kawan Indonesia satu universiti pun tak ada. Khidmat internet pula sangat lemah. Kalau nak telefon rumah, aku perlu beli kad telefon dan telefon menggunakan telefon awam di universiti. Oleh itu, SETIAP HARI aku bertutur dalam bahasa Parsi dan sekali-sekala dalam bahasa Inggeris dengan kawan-kawan asing yang lain. Boleh dikatakan aku benar-benar tinggal di luar negara, kerana aku betul-betul bergaul dengan orang Iran dan orang-orang negera lain tanpa kawan Melayu. Jadi di sini aku ingin berkongsi pendapat aku sebagai seorang pelajar yang tinggal di negara majoriti syiah.

Aku bukanlah seorang yang faqih dalam bidang agama. Aku juga bukanlah seorang cendekiawan yang rajin membaca buku dan membuat penyelidikan. Aku hanyalah seorang gadis biasa yang diberi peluang untuk merantau ke beberapa tempat. Lama tinggal di Iran, tidak dinafikan aku pernah didakwah untuk menyertai syiah. Secara peribadi, aku tidak berminat untuk menjadi syiah kerana..ntah..tak rasa tertarik pun. Kalau tak ada perasaan cinta, tak bole la nak paksakan? Hehe~ Lagipun aku sudah selesa dan yakin dengan mazhab aku, sunni shafie. Apa-apa pun aku hormat orang syiah sebagai saudara semuslim. Biarpun berbeza mazhab, kitakan sama-sama orang Islam. Kenapa perlu wujudkan tembok antara kita?

Ayat ni aku memang rasa tak bole bla..

Kumpulan yang ditahan di sebuah rumah kedai di Taman Sri Gombak, Batu Caves, dekat sini itu dikatakan berbahaya kerana menganggap penganut Islam mazhab lain sebagai kafir dan halal dibunuh.

Mungkin la ada kes sebegini tapi ini kes kerana nila setitik, rosak susu sebelanga. Aku tak rasa mazhab syiah ajar benda camni. Ni mesti ada yang fanatik sangat sampai melebih-lebih buat camni. Ish…ish…kalau la ni jadi pegangan orang syiah, aku takkan berada di sini. Am I the ghost Firuz? Aku tinggal di Iran seorang diri hampir 5 tahun! Kalau nak ikutkan, kalau dorang nak bunuh aku masa aku kat Iran, memang takde susah mana pun. Aku dahlah seorang diri, perempuan plak tu. Tapi Alhamdulillah, aku selamat. Tak ada langsung kes macam tu, malah aku seronok tinggal di sana bersama kawan-kawan.

"Selain itu menyiksa diri dengan memukul badan menggunakan rantai sehingga berdarah sempena 10 Muharam"

Sepanjang berada di Iran, tiap-tiap tahun aku hadiri perarakan hari Asyura tu. Takde pun aku tengok berdarah. Zaman dolu-dolu adalah berdarah-berdarah, ataupun yang tak faham bahasa, fanatik melebih-lebih nak pukul smpai berdarah. Yang aku tengok dengan mata sendiri selama 5 tahun, setakat pukul badan lembut-lembut ada lah. Yang paling teruk pun smpai ada baju terkoyak kat belakang dan lebam-lebam kat belakang badan. Tapi memang kagumlah aku tengok perarakan 10 muharram. Best woo…Macam tak percaya pun ada. Memang lain daripada perarakan yang selalu kita tengok di Malaysia.

Menurut Muhammed Khusrin, pihaknya percaya ajaran Syiah yang memudahkan ibadat dan menghalalkan nikah mutaah menjadi punca tarikan umat Islam di negara ini untuk menjadi pengikutnya.

Yang ni, aku tak nafikan kebenarannya. Kawan Iran aku yang tak beberapa ‘cerdik agama’ pernah cakap pada aku dengan senyuman mencurigakan.."Firuz best tau tak jadi orang syiah ni..Solat jamak selalu, 3 kali je setiap hari dan boleh kawen mutaah lagi..”

Kahwin macam tu, siapa yang tak nak beb? Huhu~ Lagi-lagi sang lelaki di luar sana. Tapi pensyarah aku di Iran pernah kata yang zaman sekarang, nikah mutaah tak bole pakai sangat dah. Dulu lain. Susah nak nak mengembara, tak ada alat komunikasi, susah nak bertemu keluarga bila dah mengembara, maka dibolehkan nikah mcm ni sebab nak elak dosa. Tapi zaman moden ni semua ada. Bole call, boleh skype, boleh YM, bole naik kapal terbang. Jadi tak ada alasan untuk buat camtu lagi.

Selama 5 tahun aku hidup dengan harmoni dengan orang-orang syiah di Iran. Walaupun aku ahli sunni, aku hormat mereka, dan mereka hormat pendirian aku. Kita kan sama-sama Muslim? Aku tak faham kenapa ada orang sampai boleh mengkafirkan orang syiah? Siapa kita untuk mengkafirkan orang lain? Na’uzubillahi minzalik. Memang la ada sesetengah orang tu buat benda tak senonoh sampai mencemarkan nama. Tapi macam yang aku katakan tadi, kerana nila setitik, rosak susu sebelanga. Aku ingat lagi ketika musim panas 2006 di Mesir. Aku ke Mesir untuk mengikuti kursus bahasa arab. Apabila ustazah tahu aku datang dari Iran, dia kata “Firuz, orang syiah tu kafirkan?”

Terkejut badak aku sekejap. Aku memang tak berminat dengan syiah tapi tak la membenci sebegitu smpai mengkafirkan. Siapa aku untuk kafirkan dorang? Bagus sangat ke aku? Aku katalah, “Tak la, ustazah. Memang la ada beberapa benda lain kalau dibandingkan sunni dan syiah tapi kita kan sama-sama orang Islam.”

Tak pasal-pasal aku kena ceramah percuma dengan ustazah. Dia tak puas hati sebab aku tak nak cakap yang orang syiah tu kafir. Dia cakap macam-macam. Aku senyap je dan cakap “No comment.” Hai..entahlah. Tak faham aku. Aku bukannya apa. Alhamdulillah. Allah beri aku peluang untuk mengembara ke banyak tempat. Timur, barat aku dah rasa. Dan kerana itu aku rasa pemikiran dan perspektif aku terhadap kehidupan semakin matang dan terbuka (walaupun kadang-kadang aku ni macam kanak-kanak ribena). Bukannya terbuka sampai melanggar segala hukum agama, tapi terbuka yang boleh melihat melepasi kotak tipikal dalam masyarakat.

Macam-macam lagi bole cerita tapi macam malas nak tulis pula sekarang. Hehe~ Tapi diingatkan sekali lagi, aku mengaku aku bukannya pakar agama. Sekadar gadis biasa yang memberi pendapat berdasarkan pengalaman hidup. Jumpa lagi. Assalamualaikum. :D

Bookmark and Share

Vocabulary (First Bundle)

Need to stick these words in my brain for GRE test..oh~ (i hate memorizing vocabs...can't i just use super simple words?..T__T)

* From flash cards.

1) Dirge = Funeral hymn or mournful speech

2) Disparate = Entirely unlike

3) Disabuse = Free from error

4) Dogma = A firmly held opinion, especially a religious belief

5) Dissonance = Harsh and disagreeable combination, especially sounds

6) Dilettante = Someone with amateruish and superficial interest in a topic

7) Dissemble = To present false appearance, to disguise one real's intentions or character

8) Officious = Meddlesome

9) Convoluted = Highly complex

10) Estimable = Admirable


Bookmark and Share

Saturday, December 11, 2010

Forgive Me

Forgive me when I whine, Ya Allah~

Bookmark and Share